Nama: Nur Khalis
Nim: 12001314
Kelas: 4H
Manajemen Kelas
Dari beberapa referensi yang sudah saya baca bahwasanya setiap ahli memberi pandangan yang berbeda tentang batasan manajemen, karena itu tidak mudah memberi arti universal yang dapat diterima semua orang. Namun demikian dari pikiran-pikiran ahli tentang definisi manajemen kebanyakan menyatakan bahwa manajemen merupakan suatu proses tertentu yang menggunakan kemampuan atau keahlian untuk mencapai suatu tujuan yang di dalam pelaksanaannya dapat mengikuti alur keilmuan secara ilmiah dan dapat pula menonjolkan kekhasan atau gaya manajer dalam mendayagunakan kemampuan orang lain. Dengan demikian terdapat tiga fokus untuk mengartikan manajemen yaitu:
Manajemen sebagai suatu kemampuan atau keahlian yang selanjutnya menjadi cikal bakal manajemen sebagai suatu profesi. Manajemen sebagai suatu ilmu menekankan perhatian pada keterampilan dan kemampuan manajerial yang diklasifikasikan menjadi kemampuan/keterampilan teknikal, manusiawi dan konseptual.
Manajemen sebagai proses yaitu dengan menentukan langkah yang sistematis dan terpadu sebagai aktivitas manajemen.
Manajemen sebagai seni tercermin dari perbedaan gaya (style) seseorang dalam menggunakan atau memberdayakan orang lain untuk mencapai tujuan.
Nah oleh karena itu manajemen merupakan kemampuan dan keterampilan khusus yang dimiliki oleh seseorang untuk melakukan suatu kegiatan baik secara perorangan ataupun bersama orang lain atau melalui orang lain dalam upaya mencapai tujuan organisasi secara produktif, efektif dan efisien. Manajemen atau pengelolaan diartikan proses penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran. Sedangkan kelas diartikan secara umum sebagai sekelompok siswa yang ada pada waktu yang sama menerima pelajaran yang sama dari guru yang sama pula. Dalam arti sempit kelas menunjukan suatu ruangan (dibatasi 4 dinding) atau tempat dimana murid-murid belajar, tiap bangunan sekolah di bagi kedalam ruangan-ruangan bagunan yang menunjukan ruangan kelas. Dalam arti luas kelas dapat pula diartikan sebagai kegiatan pembelajaran yang diberikan oleh guru kepada murid-murid dalam sutau ruangan untuk sutau tingkat tertentu pada jam tertentu. Kelas yang dimaksudkan disini adalah mencakup kedua pengertian tersebut, yaitu hanya sebagai ruangan yang menunjukan tingkatan tertentu, akan tetapi juga menunjukan kegiatan pembelajaran yang berlangsung.
Dengan demikian, manajemen kelas adalah segala usaha yang diarahkan untuk mewujudkan suasana belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan baik sesuai dengan kemampuan. Atau dapat dikatakan bahwa manajemen kelas merupakan usaha sadar untuk mengatur kegiatan proses belajar mengajar secara sistematis. Usaha sadar itu mengarah pada penyiapan bahan belajar, penyiapan sarana dan alat peraga, pengaturan ruang belajar, mewujudkan situasi/kondisi proses belajar mengajar dan pengaturan waktu sehingga pembelajaran berjalan dengan baik dan tujuan kurikuler dapat tercapai.
Nah dari beberapa paparan yang sudah dijelaskan ruang kelas ini juga memiliki tujuan dan ruang lingkup dalam manajemen kelas. Pengelolaan kelas yang dilakukan guru bukan tanpa tujuan. Karena ada tujuan itulah guru selalu berusaha mengelola kelas, walaupun terkadang kelelahan
Fisik maupun pikiran dirasakan. Guru sadar tanpa mengelola kelas dengan baik, maka akan menghambat kegiatan belajar mengajarnya. Itu sama saja membiarkan jalannya pengajaran tanpa membawa hasilm yaitu mengantarkan anak didik dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak mengerti menjadi mengerti, dan dari tidak berilmu menjadi berilmu. Tentu tidak perlu diragukan bahwa setiap kali masuk kelas guru selalu melaksanakan tugasnya mengelola kelas. Pengelolaan kelas dimaksudkan untuk menciptakan kondisi dalam kelompok kelas yang berupa lingkungan kelas yang baik, yang memungkinkan siswa berbuat sesuai dengan kemampuannya. Kemudian, dengan pengelolaan kelas produknya harus sesuai dengan tujuan-tujuan yang hendak dicapai.
Tujuan pengelolaan kelas pada hakikatnya telah terkandung dalam tujuan pendidikan. Secara umum tujuan pengelolaan kelas adalah penyediaan fasilitas bagi bermacam-macam kegiatan belajar siswa dalam lingkungan social, emosional, dan intelektual dalam kelas. Fasilitas yang disediakan itu memungkinkan siswa belajar dan bekerja, terciptanya suasana social yang memberikan kepuasan, suasana disiplin, perkembangan intelektual, emosional dan sikap serta apresiasi pada siswa. Tujuan manajemen kelas yaitu:
Agar proses belajar mengajar dapat dilakukan secara maksimal sehingga tujuan proses belajar mengajar dapat dicapai secara efektif dan efisien.
Untuk memberi kemudahan dalam usaha memantau kemajuan peserta didik dalam proses belajar mengajarnya.
Untuk memberi kemudahan dalam mengangkat masalah-masalah penting untuk perbaikan proses belajar mengajar pada masa mendatang.
Nah, sedangkan ruang lingkup manajemen kelas yaitu kegiatan-kegiatan manajemen kelas yang dilakukan guru harus dipandang secara sistemik dan sistematik. Kegiatan-kegiatan tersebut mencakup:
Kegiatan akademik; dikategorikan sebagai kegiatan PBM (teaching), diantaranya membuat persiapan sebelum mengajar, melaksanakan pengajaran yang telah dipersiapkan, dan menilai sejauh mana pelajaran yang sudah disajikan itu berhasil dikuasai peserta didik.
Kegiatan administratif; dikategorikan sebagai kegiatan “non teaching” sebagai kondisi-kondisi yang perlu diperhatikan guru bagi kelancaran mengajarnya seperti kegiatan-kegiatan prosedural, dan kegiatan organisasional. (Asep Suryana, 2006: 30)
Tadikan sudah dijelaskan tentang tujuan dan juga ruang lingkup manajemen kelas sekarang akan membahas tentang pelaksanaan manajemen kelas. Adapun prosedur manajemen kelas tersebut adalah:
- Tahap Pra Pembelajaran
Pada tahap ini langkah-langkah yang perlu ditempuh adalah sebagai berikut:
- Menganalisis materi belajar yang tersedia dengan mempertimbangkan aspek ruang lingkup (scope) dan urutan (sequence) materi dikaitkan dengan tujuan belajar dan dampak iring (nurturant effects) yang hendak dicapai.
- Menganalisis potensi, pengalaman, dan kebutuhan peserta didik dikaitkan dengan tujuan yang hendak dicapai dan materi yang harus dikuasai peserta didik.
- Menganalisis jenis kecakapan hidup yang dapat dipelajari secara langsung maupun tidak langsung dari setiap materi belajar yang akan disajikan sesuai dengan ruang lingkup dan urutan materi belajar yang tersedia.
- Menganalisis sumber-sumber belajar dan fasilitas pembelajaran yang tersedia atau yang dapat disediakan untuk mendukung pelaksanaan proses pembelajaran yang akan dilaksanakan.
- Berdasarkan langkah-langkah tersebut, selanjutnya disusun program pembelajaran untuk waktu tertentu.
- Tahap Pelaksanaan Pembelajaran

Tidak ada komentar:
Posting Komentar